Artikel

Artikel

Sedia Ruang Bahasa Daerah sebelum Punah

Bayangkan jika suatu hari seorang finalis ajang kecantikan di Indonesia berkata, “Izinkan saya menjawab dengan bahasa Melayu dialek Betawi.” Mungkin sebagian dari kita akan tersenyum geli karena ujaran tersebut terdengar unik dan jarang diucapkan. Sebagian lainnya mungkin akan bertanya-tanya dan merasa janggal, “memangnya boleh, ya?” Pertanyaan sederhana itu justru membuka persoalan yang lebih besar. Jika

Artikel

Berirama Nusantara, Berjati Diri Indonesia: Gema Bahasa dalam Tren Jedag-Jedug

Tidak ada yang menyangka bahwa latar musik berdurasi 15 detik ternyata mampu membuka ruang perbincangan yang dapat memikat perhatian publik. Melalui fenomena ini, masifnya penggunaan audio bernuansa lokal membuat kosakata daerah perlahan melekat begitu erat dalam ingatan masyarakat. Publik tentu sepakat bahwa tren tersebut membawa angin segar bagi kelestarian bahasa daerah. Namun, tulisan ini hendak

Artikel, Duta Bahasa

Bahasa Indonesia itu Kaya, hanya saja kita sering lupa

“Bahasa Indonesia itu sebenarnya adalah bahasa yang miskin kosakata, dan itu sangat benar, terutama dibandingkan bahasa Arab dan bahasa Inggris…” kata Indah, seorang selebgram yang pernyataannya mengundang kontroversi di media sosial. Pernyataan ini sontak memicu perdebatan di kalangan netizen. Ada yang setuju, ada pula yang merasa geram. Namun, mari kita melihat masalah ini dari sudut

Artikel, Duta Bahasa

Asli Terdengar Asing, Asing Terdengar Asli

Oleh:Sakti Ramadhan dan Grisherra ValeryandraDuta Bahasa Provinsi Banten 2022 Artikel dapat diunduh di sini “Saya kira, orang-orang itu, yang mengenakan samir dan terus-terusan membicarakan tentang bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing, hanyalah sekumpul orang yang terlalu banyak waktu luang!” Kami mendengar tuturan yang mirip seperti di atas, berkali-kali sepanjang pelaksanaan kegiatan pembinaan bahasa pada

Artikel

Sebelum 2019. Kandaga Edisi IX

Serang — Kita pasti selalu mengucapkan kata di atas sebelum menutup tahun. Apa yang sudah kita lakukan maupun apa yang ingin kita dapatkan di tahun mendatang. Pastilah, ada satu momentum untuk merenungkan kembali segala capaian maupun segala yang belum tergapai. Begitu juga dengan berbagai aktivitas Kantor Bahasa Banten. Tentu ada yang sudah dicapai dan masih

Artikel

Mastra Kandaga Sebagai Wadah Para Penulis dan Penggiat TBM di Banten

Serang — Majalah Sastra Kandaga pada bulan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini kami tampilkan dengan tema yang sedikit berbeda dari tema-tema sebelumnya. Edisi Agustus 2018 ini sebenarnya dimaksudkan sebagai edisi khusus yang menampung berbagai tulisan teman-teman pengelola TBM di Provinsi Banten. Beberapa tulisan mengenai TBM pun berdatangan. Namun, tentu saja jumlah tulisan dari teman-teman yang

Artikel

Mastra Kandaga: Sastra dan Islam Seperti Apa?

Serang — Majalah Sastra Kandaga kali ini sengaja mengambil satu pokok diskusi sebagai tema yakni “pertemuan” antara sastra dan Islam. Mengapa harus tema ini yang kami pilih untuk mengisi Mastra Kandaga bulan Agustus? Ya, sastra Islam memang ada dan kerap dikenal sebagai sastra profetik di Indonesia. Beberapa nama semacam Hamzah Fansuri, Nurrudin Arraniri, Raja Ali

Artikel

Peran Krusial PPSPM dalam Pengelolaan Anggaran

Banjarmasin — Pengelolaan anggaran kementerian yang baik dan akuntable sangatlah penting dilakukan. Hal ini sesuai amanat dari Presiden yang menginginkan pelaksanaan anggaran yang cepat dan tepat sesuai sasaran. Selain itu realisasi anggaran juga menjadi penilaian penting dalam rangka kinerja instansi. Untuk menjawab semua kebutuhan itu Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan, melalui biro keuangan melaksanakan Bimbingan Teknis

Artikel

Menjaga Iklim Literasi dalam Mastra Kandaga edisi III

Serang – Bulan desember merupakan awal tonggak berdirinya Kantor Bahasa Banten. Tepatnya tanggal 10 Desember dimulainya kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang meliputi wilayah Banten. Pada bulan desember ini pula terbit majalah sastra Kandaga edisi III tahun 2016. Edisi kali ini disis oleh esai Dilema Politik Kritik Sastra oleh Sulaiman Djaya, Gerakan Banten Membaca, Antara Harapan

Artikel

Jurnal Bebasan

Jurnal Babasan salah satu terbitan Kantor Bahasa Banten. Jurnal Bebasan terbit dua kali dalam setahun biasanya Juni dan Desember. Adapun isi dari jurnal ini meliputi bahasan tentang kebahasaan dan kesastraan. Bagi masyarakat luar yang ingin megirim tulisan tentang kebahasaan dan kesastraan bisa menghubungi Kantor Bahasa Banten dengan alamat posel jurnal.bebasan@gmail.com atau tim redaksi jurnal atas

Scroll to Top