Kabupaten Lebak, 28 November 2025 — Kegiatan Kemah Penulisan Cerita Pendek Berbahasa Daerah Tahun 2025 telah dilaksanakan pada 26—29 November 2025 bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Rangkasbitung. Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang pelajar serta 15 orang guru pendamping yang berasal dari Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta. Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembinaan, diskusi, lokakarya, serta praktik penulisan cerpen dalam berbagai bahasa daerah yang hidup di wilayah Banten dan Jakarta.
Kegiatan kemah penulisan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah di antara peserta, meningkatkan ketrampilan menulis cerita pendek, membuka ruang kolaborasi bagi pelajar lintas daerah, dan mengembangkan kompetensi pendamping dalam memfasilitasi penulisan cerita pendek berbahasa daerah.
Untuk memperkuat substansi kegiatan, penyelenggara menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidang penulisan cerita pendek berbahasa daerah, yaitu:
- Rois Rinaldi, yang menyampaikan materi mengenai penulisan cerita pendek berbahasa Jawa Banten. Materi berfokus pada karakteristik bahasa, gaya tutur, serta nuansa lokal yang khas dalam karya sastra Jawa Banten.
- Angelina Enny Yulyanti, dengan materi penulisan cerita pendek berbahasa Betawi, yang menitikberatkan pada kekayaan kosakata, gaya ekspresi budaya Betawi, serta teknik menghadirkan karakter dan dialog yang otentik.
- Endah Dinda Jenura, yang memberikan materi mengenai penulisan cerita pendek berbahasa Sunda, meliputi unsur kebahasaan, struktur naratif, serta estetika sastra Sunda dalam karya fiksi pendek.
Sebagai keluaran utama, kegiatan ini akan menghasilkan antologi yang mencakup karya dalam bahasa Jawa Banten, Betawi, dan Sunda Banten, serta menjadi bukti nyata kontribusi generasi muda dalam pelestarian bahasa daerah melalui sastra.

