Seminar Penguatan BIPA Hadirkan Wawasan Baru tentang Distorsi Bahasa dan Budaya di Era Digital

Tangerang, 18 November 2025 — Tim BIPA Kantor Bahasa Provinsi Banten bekerja sama dengan Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Buddhi Dharma sukses menyelenggarakan Seminar Penguatan BIPA melalui Bahasa dan Budaya dengan tema “Distorsi Bahasa dan Budaya di Era Visual dan Digital”, di Perpustakaan Universitas Buddhi Dharma, Gedung D lantai 2, Jalan Imam Bonjol No. 41, Karawaci, Kota Tangerang.

Acara yang berlangsung selama tiga jam ini dibuka oleh sambutan kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari, S. S, M.Pd.. Beliau memberikan apresiasi terhadap kerja sama yang terjalin antara Kantor Bahasa Provinsi Banten dengan Universitas Buddhi Dharma. Dr. Jeni Haryanto, M.Pd. selaku Wakil Rektor 1, Universitas Buddhi Dharma bahwa kegiatan ini tidak hanya memberi wawasan baru kepada peserta, tetapi juga menghidupkan diskusi menarik tentang bagaimana generasi muda dapat berperan menjaga keberlanjutan bahasa dan budaya nasional di tengah derasnya pengaruh media digital.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18 November ini diikuti oleh 40 mahasiswa dan dosen. Dua narasumber ahli, Dr. F. X. Rahyono dan Dr. Agus Sulaeman, tampil menyampaikan materi yang menggugah wawasan.

Dalam paparannya, Dr. F. X. Rahyono membahas topik “Kearifan Budaya yang Terpinggirkan dalam Berkomunikasi di Era Digital”. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menggeser nilai-nilai kearifan lokal dalam berbahasa. Menurutnya, bahasa Indonesia memiliki akar budaya yang kuat, dan kekayaan itu perlu terus dihidupkan dalam komunikasi sehari-hari, termasuk di ruang digital.

Sementara itu, Dr. Agus Sulaeman menyampaikan materi “Pembelajaran BIPA Berbasis Budaya Indonesia”, yang menyoroti pentingnya memperkenalkan budaya Indonesia secara integral dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Distorsi bahasa sering terjadi dalam pembelajaran BIPA karena ketidakmampuan dalam memahami perbedaan budaya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Tim BIPA Kantor Bahasa Provinsi Banten berharap dapat terus memperkuat jejaring dan memperluas pemahaman tentang pentingnya pengajaran BIPA yang berakar pada budaya Indonesia.

Scroll to Top