Serang, 15 Juli 2026 – Kantor Bahasa Provinsi Banten menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengajar BIPA di Provinsi DKI Jakarta dan Banten pada 13–15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kantor Bahasa Provinsi Banten meningkatkan kompetensi pengajar BIPA sebagai ujung tombak penginternasionalan bahasa Indonesia.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Iwa Lukmana, M.A., Ph.D., setelah diawali sambutan oleh Devyanti Asmalasari, S.S., M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh para pengajar BIPA dari berbagai lembaga BIPA dan universitas di wilayah DKI Jakarta dan Banten.
Dalam sambutannya, Iwa Lukmana menegaskan bahwa peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional merupakan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Oleh karena itu, Badan Bahasa terus memperkuat berbagai program penginternasionalan bahasa Indonesia melalui pengembangan program BIPA di dalam dan luar negeri.
Menurutnya, penyelenggaraan program BIPA di dalam negeri dikoordinasikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Bahasa yang tersebar di berbagai provinsi. Salah satu perkembangan yang menunjukkan meningkatnya eksistensi bahasa Indonesia di tingkat internasional adalah hadirnya layanan berita berbahasa Indonesia di Vatican News.
“Pengajar BIPA merupakan ujung tombak pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Membangun kelas BIPA memerlukan berbagai upaya dan kolaborasi. Oleh sebab itu, pengajar BIPA harus mampu menjadi motivator yang membangkitkan minat dan semangat peserta didik untuk mempelajari bahasa Indonesia,” ujar Iwa.
Devyanti Asmalasari menekankan pentingnya penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai acuan dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengajar BIPA sehingga pembelajaran yang diberikan semakin berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pembelajar.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi dari sejumlah narasumber yang berasal dari instansi pemerintah, organisasi profesi, dan perguruan tinggi, yaitu Hj. Diniarti, S.H., M.M. dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten, Prof. Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd. dari Universitas Negeri Jakarta, Prof. Gatut Susanto selaku Ketua APPBIPA Pusat sekaligus akademisi Universitas Negeri Malang, serta Erni Catur Westi, S.S., M.Pd., Ketua APPBIPA Jaya.
Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, Kantor Bahasa Provinsi Banten berharap kompetensi pengajar BIPA semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pembelajaran bahasa Indonesia yang inovatif, berkualitas, dan berpusat pada pembelajar. Penguatan kapasitas pengajar diharapkan semakin memperluas peran bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi internasional sekaligus memperkuat diplomasi kebahasaan Indonesia di tingkat global.

