Jakarta, 1 April 2026 — Kantor Bahasa Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Cerdas Mengulas Buku Jenjang SD di Wilayah DKI Jakarta pada Rabu, 1 April 2025, bertempat di SMAN 13 Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas 50 siswa dan 10 guru pendamping. Sekolah yang ikut berpartisipasi yaitu SDN Papanggo 01, SD Sinar Solor, SDS Yaspi, SD Ar Ruhaniyah 2, dan SDS Nur Hidayah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa sejak dini, khususnya dalam memahami dan mengulas buku. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mampu membaca secara harfiah, tetapi juga memahami isi bacaan sebagai bagian dari keterampilan berbahasa reseptif. Selain itu, melalui aktivitas mengulas buku, siswa dilatih mengembangkan kemampuan berbahasa produktif secara sederhana dan terarah.
Kepala SMAN 13 Jakarta selaku tuan rumah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias serta mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Acara dibuka oleh Kepala Seksi Bidang Kurikulum SD, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Wahyono. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengawasan penggunaan gawai pada anak. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan secara bijak agar tidak menghambat perkembangan literasi, melainkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebiasaan membaca dan belajar.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten juga mengingatkan pentingnya peran guru dan orang tua dalam membimbing anak menggunakan gawai. Ia menyampaikan bahwa pembatasan serta pendampingan penggunaan perangkat digital menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar mengulas buku, meliputi pemahaman isi bacaan, penyusunan ringkasan, serta penyampaian pendapat secara sederhana. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik mengulas buku dengan pendampingan narasumber. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Siswa aktif bertanya, berdiskusi, serta mengekspresikan gagasan.
Melalui kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Banten berharap dapat terus memperkuat fondasi literasi siswa sekolah dasar. Kemampuan memahami dan mengulas bacaan diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan gemar membaca.

