Kantor Bahasa Provinsi Banten Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Membaca Kritis bagi Siswa SMA Sederajat di Kota Serang

Kota Serang, 25 November 2025 — Kantor Bahasa Provinsi Banten sukses menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Membaca Kritis bagi Siswa SMA Sederajat di Kota Serang pada Selasa, 25 November 2025. Bertempat di Hotel Le Dian, Kota Serang sebanyak 50 peserta yang terdiri atas siswa SMA Darussalam Pipitan dan SMA IT Nurudz Dzikri berpartisipasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecakapan literasi membaca yang lebih mendalam di kalangan pelajar, khususnya kemampuan mengevaluasi informasi, menganalisis teks, serta menarik kesimpulan berbasis data dan logika. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Bahasa Provinsi Banten dalam mendukung program penguatan budaya literasi dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan menengah.

Pada kesempatan tersebut, Kantor Bahasa Provinsi Banten menghadirkan dua narasumber kompeten. Rahmat Heldy HS menyampaikan materi Kemampuan Membaca Kritis, yang menekankan pentingnya kepekaan dalam memahami konteks, melihat sudut pandang, serta menilai akurasi dan relevansi informasi dalam teks. Melalui materi ini, peserta dibimbing untuk tidak sekadar membaca secara permukaan, tetapi mengolah informasi dengan sikap reflektif dan objektif.

Sesi kedua disampaikan oleh Encep Abdullah, yang membawakan materi Kemampuan Membaca Analitis. Peserta diajak untuk mengembangkan keterampilan memetakan gagasan utama dan gagasan pendukung, membedah struktur teks, serta menyusun argumen dan simpulan berbasis data. Materi ini mendorong peserta untuk memahami teks secara sistematis sehingga mampu menghasilkan analisis dan interpretasi yang komprehensif.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan paparan materi, tetapi juga mengikuti latihan membaca berbasis kasus dan diskusi kelompok untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis. Para peserta memberikan respons positif dan menyatakan bahwa pelatihan ini membantu mereka memahami strategi membaca yang lebih efektif, terutama dalam menghadapi teks akademik maupun informasi digital yang semakin kompleks.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top