Serang, 21—24 April 2026 — Dalam upaya memperkuat literasi sekaligus melestarikan kekayaan bahasa daerah di wilayah Banten, Kantor Bahasa Provinsi Banten (KBPB) sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Cerita Anak Dwibahasa. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 21 April hingga 24 April 2026 ini, dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.
Fokus utama bimtek tahun ini adalah pengembangan naskah dalam tiga bahasa daerah yang dominan di Provinsi Banten, yakni bahasa Jawa, bahasa Betawi, dan bahasa Sunda.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan para penulis berbakat yang telah lolos tahap seleksi ketat sebelumnya. Selama kegiatan berlangsung, naskah-naskah terpilih tersebut ditelaah secara mendalam dan disempurnakan melalui diskusi interaktif bersama tiga narasumber yang berkompeten di bidang penulisan kreatif dan literasi anak.
Tidak hanya fokus pada unsur intrinsik cerita, proses penyempurnaan naskah juga merujuk pada standar perjenjangan buku yang telah ditetapkan oleh Pusat Perbukuan (Pusbuk). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa karya yang dihasilkan memiliki kedalaman materi dan pemilihan kosakata yang sesuai dengan tahapan perkembangan usia pembaca anak.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan penulisan biasa. Lebih dari itu, naskah dwibahasa yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi jembatan bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai bahasa ibunya tanpa mengesampingkan kemampuan berbahasa Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir karya-karya cerita anak yang tidak hanya menarik dan edukatif, tetapi juga mampu menjadi sarana pelestarian bahasa daerah yang efektif bagi generasi masa depan,” ujarnya.
Hasil akhir dari bimbingan teknis ini diproyeksikan akan memperkaya khazanah bahan bacaan literasi bermutu bagi anak-anak di Provinsi Banten. Dengan menyajikan cerita yang menyenangkan dan visualisasi yang menarik, bahasa daerah diharapkan tetap hidup dan relevan di tengah tantangan zaman.
Mari bersama-sama menghidupkan bahasa daerah melalui cerita yang menarik dan menyenangkan!

